Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Sunday, April 15, 2018

Antara Rindu dan Cinta

Banyak yang beranggapan bahwa tumbuhnya rindu ketika cinta telah bersemi. Tumbuhnya rindu ketika rasa cinta telah menggulung suasana hati. Terciptanya rindu karena pengaruh cinta yang tak bisa dibendung. Semua anggapan tersebut telah lama menempati pola pikir manusia. Kita lupa bahwa terjadinya cinta ketika rindu dan rasa simpati telah menjadi satu dimensi yang menempati ruang dalam hati. 

Sumber Foto : http//www.canva.com

Dimana saat rindu telah bersemayam melahirkan benih-benih cinta yang membelenggu fikiran. Realitas mulai dirasuki nurani untuk merasakan cinta. Logika yang berangsur menjadi khayalan indah dalam dimensi cinta. Penafsiran-penafsiran yang selama ini menjadi pedoman kuat seketika lenyap karena datangnya cinta. 

Rindu sebagai ombak dan cinta menjelma menjadi laut. Dua dimensi yang beriringan seakan lahir dengan kehendak Tuhan. Sukma yang teduh menjadi berbinar saat datangnya dua hal tersebut. Menjadi penerang jiwa, dalam kegelapan yang tak kunjung usai.

Berjalanlah menuju hamparan padi yang sangat luas. Terus berjalan tanpa ada fikiran sedikitpun untuk kembali. Dan petiklah batang padi yang paling indah diantara paling indah. Kemudian kembalilah.

Jika kau berjalan untuk menemukan batang padi yang paling indah. Kau tak akan menemukan dengan rasionalitasmu. Itulah yang dinamakan cinta.

Teruslah berjalan untuk menemukan cinta. Jika kau tak sanggup, berdialektikalah dengan Tuhan agar kau dituntun kepada hakikat cinta.

Tumbuh suburnya cinta merupakan buah dari rasa benci. Dengan rasa benci dari yang kau cintai akan semakin menumbuhkan rasa cinta dalam jiwamu. Karena rasa benci akan pudar dengan hembusan cinta.

Namun, jika ketidakpedulian menyelimuti perasaan yang kau cintai. Rasa cintamu akan berangsur hilang. Karena ketidakpedulian menjadi sumber rusaknya rasa cinta.

Cinta lebih membutuhkan kebencian dibandingkan ketidakpedulian. Kebencian merupakan rasa cinta yang menyamar. Ketidakpedulian bisa saja rasa cinta yang mulai hilang.
Read More

Thursday, March 1, 2018

Memperluas Perspektif Cinta

Memperluas Perspektif Cinta - Jika kau menggambarkan cinta hanya sebatas hubungan antara laki-laki dan perempuan, kau akan lebih bingung jika melihat bentuk cinta yang "abstrak" terpampang di dunia ini. Cinta telah dipersempit oleh prespektif masing-masing manusia. Dan kau akan terbentur di berbagai sudut pandang sempit saat berbicara tentang cinta di khalayak umum.

Cinta tak hanya sebatas ciuman, bermesraan, jalan bareng ataupun nonton bersama lawan jenis yang kita pilih. Cinta juga bukan hanya ungkapan atau coretan-coretan pena buku diary seseorang yang tengah kasmaran. Atau perhitungan ini itu tentang lawan jenis dan berusaha mendapatkannya. Itu semua hanya pemahaman sempit yang mengatasnamakan cinta.
Sumber Foto : https://www.pxhere.com
Cinta merupakan keadaan dan kondisi yang terdapat di dalam jiwa manusia. Kondisi yang meledak-ledak dan menggulung dalam lautan jiwa. Sesuatu yang tak bisa digambarkan namun bisa dirasakan. Sesuatu yang abstrak tanpa bentuk yang jelas untuk diungkapkan namun dapat dinikmati. Cinta dapat keluar masuk pintu mana saja yang ia suka.

Cinta bisa berwujud, situasi kondisi, ruang dan waktu, dan masalah-masalah yang ada. Bisa juga berbentuk energi dalam diri yang mempunyai frekuensi sangat besar. Bentuk fakta dari diri yang disinggahi. Namun tidak nyata bagi jiwa yang lain.

Tidak memandang golongan, keturunan, bahkan kita bisa cinta terhadap sesuatu yang tak berwujud atau yang tak diketahui. Tak peduli yang tak berwujud itu dianggap ada atu tidak oleh orang lain. Dalam diri yang terdapat cinta akan percaya dan tetap mencintai hal yang tak terwujud dan yang tak diketahui tersebut. 

Merupakan energi positif pembangun semangat yang bergejolak. Tak membutuhkan pamrih ataupun balasan dari yang kita cintai. Cinta juga tak membuat diri menjadi gelisah dan bimbang. Karna cinta senjata untuk meyakinkan diri pada setiap jiwa yang terombang-ambing.

Bisa saja cinta menjadi wujud yang terbaring di sisimu. Dan dia bisa membuat kau melupakan sejenak hiruk-pikuk dunia yang tanpa ada batasnya. Bisa berwujud atau tak berwujud yang datang tak terduga dan mungkin kedatangannya membuat kita kaget. Cinta merupakan segala hal yang memiliki energi positif dalam relung hati manusia.

"Jika kau mengejar ambisi, obsesi, apalagi napsu. Jalannya bukan cinta. Karna cinta tak bisa didapat dengan cara memaksakan kehendak"  
Read More